Senin, 29 Januari 2024

INTERNET GATEWAY SRC-NAT - SMKN 1 KOTA BEKASI

 INTERNET GATEWAY SRC-NAT

Pada kesempatan kali ini, anda akan melihat dan juga mempelajari perihal konfigurasi Internet Gateway Src-NAT dengan menggunakan bantuan Virtualisasi dengan program PNET.

Pengertian Src-NAT

Src NAT adalag fitur yang memungkinkan anda mengganti alamat IP asli perangkat dengan alamat tertentu sesuai dengan kebutuhan. Anda bisa menetapkan alamat sumber yang ingin digunakan dalam proses Network Address Translation (NAT)

Konfigurasi Internet Gateway Src-NAT

Pada kesempatan kali ini, karena saya menggunakan bantuan virtualisasi PNET, maka yang akan anda lakukan adalah membuat Topology tersebih dahulu. Untuk alat alat yang digunakan berupa : 1 Internet, 1 PC Admin, 1 Router MikroTik, 1 Switch, dan 2 Buah Client.

Langkah pertama yang akan anda lakukan adalah mengubah identitas router MikroTik sesuai dengan keinginan anda masing masing, untuk command yang digunakan untuk mengubah identitas adalah "system identity set name=(bebas)"
dan jika ada ingin melakukan remote terhadap router dengan bantuan winbox maka anda harus copy mac address yang terhubung dengan pc admin atau ether5, untuk melihat mac address yang akan digunakan anda bisa menggunakan command yakni "interface ethernet pr" dan copy mac address yang digunakan 

Langkah selanjutnya yang akan anda lakukan adalah login terlebih dahulu kedalam winbox dengan menggunakan mac address yang telah dicopy, untuk hasil atau cara lebih lanjut anda bisa lihat pada gambar dibawah ini.

Langkah selanjutnya yang akan anda lakukan adalah menambahkan DHCP Client supaya router Mikrotik milik anda bisa mendapatkan jaringan internet yang akan dibagikan kepada client, karena pada kesempatan saya menggunakan Virtualisasi PNET maka DHCP Client didapatkan tanpa melakukan konfigurasi.

Langkah selanjutnya yang akan anda lakukan adalah menambahkan IP Address untuk port ether2, dimana port ini berguna sebagai penghubung antara router dengan client, untuk melakukan penambahan IP Address anda bisa memilih opsi IP > lalu pilih bagian Addresses > klik tanda plus untuk menambahkan IP Address baru > masukkan address sesuai dengan keinginan anda atau sesuai dengan format dibawah > klik apply > klik ok.

Gambar dibawah ini merupakan verifikasi ketika anda sudah berhasil menambahkan IP Address untuk port 2 atau ether2.

Langkah selanjutnya yang akan anda lakukan adalah menambahkan DNS (Domain Name System), penambahan ini berfungsi sebagai media yang mentranslasikan sebuah protocol IP menjadi nama doamin, untuk melakukan penambahan DNS anda bisa memilih opsi IP > lalu pilih bagian DNS > dan masukkan IP DNS Server milik google > lalu anda bisa memberikan centang atau ceklis terhadap allow remote request > klik apply > klik ok

Langkah selanjutnya yang akan anda lakukan adalah melakukan pengecekan atau verifikasi terhadap IP Routes, fungsi dari routes sendiri sebagai penentu IP Address mana yang akan menghubungkan router dengan internet maupun sebaliknya, untuk melakukan pengecekan atau verifikasi anda bisa memilih opsi IP > pilih pada bagian routes > tampilan IP Routes pun berhasil ditampilkan.

Langkah selanjutnya yang akan anda lakukan adalah membuat DHCP Server supaya client bisa mendapatkan IP Secara otomatis. untuk langkah langkah membuat DHCP Server anda bisa mengikuti gambar gambar berikut ini.
Gambar dibawah ini merupakan langkah perrtama yakni membuka opsi IP > memilih DHCP Server > pilih DHCP Setup.

Gambar dibawah ini merupakan langkah kedua yakni mengisikan DHCP Server Interfaces.

Gambar dibawah ini merupakan langkah ketiga yakni mengisikan DHCP Address Space.

Gambar dibawah ini merupakan langkah keempat yakni mengisikan Gateway to DHCP Network.

Gambar dibawah ini merupakan langkah kelima yakni mengisikan Addresses to give out.

Gambar dibawah ini merupakan langkah keenam yakni mengisikan DNS Server.

Gambar dibawah ini merupakan langkah ketujuh yakni mengisikan lease time.

Gambar dibawah ini merupakan verifikasi yang menyatakan bahwa anda sudah berhasil membuat DHCP Server di perangkat MikroTik anda.
 
          

SKENARIO 1  

Langkah selanjutnya yang akan anda lakukan adalah membuat parameter firewall nat dengan menggunakan salah satu action yakni Src-NAT, untuk langkah langkah yang dilakukan anda bisa memilih hasil lebih lanjut pada gambar dibawah ini.
Gambar dibawah ini merupakan langkah pertama yang dilakukan yakni memilih opsi IP > lalu pilih bagian firewall > masuk pada bagian NAT > dan pilih tanda plus untuk membuat parameter baru.

Gambar dibawah ini merupakan langkah kedua yang dilakukan yakni memilih chain yang akan anda gunakan, pada kesempatan kali ini saya menggunakan chain srcnat dan langsung saja kita masuk tahap action.        

Gambar dibawah ini merupakan langkah ketiga yang dilakukan yakni memilih action yang akan digunakan, pada kesempatan kali ini saya akan menggunakan salah satu action yaitu src-nat dan saya akan menambahkan to addresses  yang isinya merupakan ip network dari jaringan internet dan klik apply dan klik ok.

Gambar dibawah ini merupakan hasil verifikasi yang menyatakan bahwa anda sudah berhasil menambahkan parameter firewall nat dengan menggunakan action srcnat di perangkat MikroTik anda.

VERIFIKASI

Langkah selanjutnya yang akan anda lakukan adalah mencoba verifikasi terhadap masing masing client yang terhubung dengan router MikroTik, untuk langkah langkah lebih lanjut anda bisa lihat hasil lanjut pada gambar dibawah ini
Gambar dibawah ini merupakan langkah langkah yang akan dilakukan pada komputer client 1 antara lain gunakan command "ip dhcp" untuk melakukan request ip dan gunakan command "sh ip" untuk melihat ip yang diterima dari request ip sebelumnya.

Gambar dibawah ini merupakan langkah langkah yang akan dilakukan pada komputer client 2 antara lain gunakan command "ip dhcp" untuk melakukan request ip dan gunakan command "sh ip" untuk melihat ip yang diterimda dari request ip sebelumnya.

Langkah selanjutnya yang akan anda lakukan adalah melakukan test ping kearah google untuk memastikan apakah masing masing client sudah mendapatkan koneksi internet yang diberikan oleh router. Untuk langkah langkah lebih lanjut anda bisa lihat hasil lebih lanjut pada gambar dibawah ini.
Gambar dibawah ini merupakan langkah langkah client 1 yaitu melakukan test ping dengan menggunakan command "ping google.com -t" kenapa harus menggunakan "-t" supaya proses ping terus berjalan dan hanya anda yang bisa menghentikannya

Gambar dibawah ini merupakan langkah langkah client 2 yaitu melakukan test ping dengan menggunakan command "ping google.com -t" kenapa harus menggunakan "-t" supaya proses ping terus berjalan dan hanya anda yang bisa menghentikannya

Langkah selanjutnya yang akan anda lakukan adalah membaca pergerakan atau perubahan ip yang terjadi ketika masing masing pc client melakukan ping atau komunikasi, untuk langkah langkah yang akan dilakukan anda bisa lihat lebih lanjut pada gambar dibawah ini.
Gambar dibawah ini merupakah langkah langkah menggunakan tool torch dan anda bisa memilih opsi tool > dan pilih tool torch > sesuaikan dengan interface yang digunakan > matikan src address 6 karena kita tidak menggunakan ip v6 > ceklis pada bagian protocol > dan start

Gambar dibawah ini merupakan hasil lebih lanjut pergerakan atau perubahan ip yang terjadi ketika client melakukan ping.

SKENARIO 2

Langkah selanjutnya yang akan dilakukan untuk menjalankan skenario kedua adalah menambahkan atau membuat IP internet yang dimana hal ini berfungsi untuk menambahkan jaringan yang akan dibagikan kepada masing masing client,  untuk melakukan penambahan IP Address anda bisa memilih opsi IP > lalu pilih bagian Addresses > klik tanda plus untuk menambahkan IP Address baru > masukkan address sesuai dengan keinginan anda atau sesuai dengan format dibawah > klik apply > klik ok.

Gambar dibawah ini merupakan skenario yang akan diberikan kepada masing masing client internet nantinya, anda bisa melihatnya lebih lanjut pada gambar dibawah ini.

Langkah selanjutnya  yang akan anda lakukan adalah membuat parameter firewall nat srcnat yang akan membagikan diantara kedua client, pada kesempatan kali ini saya akan menggunakan metode terminal dimana untuk command yang digunakan anda bisa melihat pada gambar dibawah ini.

Gambar dibawah ini merupakan langkah langkah client 1 yaitu melakukan test ping dengan menggunakan command "ping google.com -t" kenapa harus menggunakan "-t" supaya proses ping terus berjalan dan hanya anda yang bisa menghentikannya

Gambar dibawah ini merupakan langkah langkah client 2 yaitu melakukan test ping dengan menggunakan command "ping google.com -t" kenapa harus menggunakan "-t" supaya proses ping terus berjalan dan hanya anda yang bisa menghentikannya

Langkah selanjutnya yang akan anda lakukan adalah membaca pergerakan atau perubahan ip yang terjadi ketika masing masing pc client melakukan ping atau komunikasi, untuk langkah langkah yang akan dilakukan anda bisa lihat lebih lanjut pada gambar dibawah ini.
Gambar dibawah ini merupakah langkah langkah menggunakan tool torch dan anda bisa memilih opsi tool > dan pilih tool torch > sesuaikan dengan interface yang digunakan > matikan src address 6 karena kita tidak menggunakan ip v6 > ceklis pada bagian protocol > dan start

Gambar dibawah ini merupakan hasil yang akan ditampilkan ketika anda melakukan ping pada kedua client, dapat dilihat bahwa ip yang diberikan pada masing masing client berbeda.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

WIRESHARK - SMKN 1 KOTA BEKASI

 WIRESHARK Wireshark adalah perangkat lunak analisis jaringan yang memungkkinkan pengguna untuk merekam dan menganalisis lalu lintas jaringa...