INTERNET GATEWAY SAME
Pada kesempatan kali ini, anda akan melihat dan juga mempelajari perihal konfigurasi Internet Gateway Same dengan menggunakan bantuan Virtualisasi dengan program PNET
Pengertian Same
Same adalah fitur yang memungkinkan anda mengganti alamat IP asli perangkat dengan alamat tertentu yang sesuai dengan kebutuhan, same sendiri bisa dibilang mirip dengan netmap, namun koneksi client dibatasi sehingga koneksi client tidak terlalu banyak yang masuk ke arah server.
Konfigurasi Internet Gateway Same
Pada kesempatan kali ini, karena saya menggunakan bantuan virtualisasi PNET, maka yang akan anda lakukan adalah membuat Topology terlebih dahulu. Untuk alat alat yang digunakan berupa : 1 Internet, 1 PC Admin, 1 Router MikroTik, 1 Switch, 5 Buah Client.
dan jika anda ingin melakukan remote terhadap router dengan bantuan winbox maka anda harus copy mac address yang terhubung dengan pc admin atau ether5, untuk melihat mac address yang digunakan anda bisa menggunakan command yakni "interface ethernet pr" dan copy mac address yang akan digunakan.
Langkah selanjutnya yang akan anda lakukan adalah login terlebih dahulu kedalam winbox dengan menggunakan mac address yang telah dicopy, untuk hasil atau cara yang lebih lanjut anda bisa lihat pada gambar dibawah ini.
Langkah selanjutnya yang akan anda lakukan adalah mendapatkan koneksi internet untuk router mikrotik anda, namun pada kesempatan kali ini karena saya menggunakan action same maka masing masing subnet harus dibatasi penggunaannya supaya keadaan router lebih terstruktur, langkah langkah yang harus dilakukan adalah menambahkan network internet dengan menggunakan prefix yang lebih kecil, untuk hasil lebih lanjut anda bisa lihat pada gambar dibawah ini
Gambar dibawah ini merupakan proses penambahan IP Network Internet, caranya anda bisa pilih opsi IP > masuk kedalam tab addresses > klik tanda plus untuk menambahkan subnet network > dan masukkan network address internet beserta interface yang digunakan > klik apply > klik ok.
Langkah selanjutnya yang akan anda lakukan adalah menambahkan IP Address untuk port ether2, dimana port ini berguna sebagai penghubung antara router dengan client, untuk melakukan penambahan IP Address anda bisa memilih opsi IP > lalu pilih bagian addresses > klik tanda plus untuk menambahkan IP Addresses baru > masukkan address sesuai dengan keinginan anda atau anda bisa mengikuti format gambar dibawah ini > klik apply > klik ok.
Gambar dibawah ini merupakan verifikasi ketika anda sudah berhasil menambahkan IP Address untuk masing masing port milik router MikroTik anda.
Langkah selanjutnya yang akan anda lakukan adalah menambahkkan DNS (Domain Name System), penambahan ini berfungsi sebagai media yang akan mentranslasikan sebuah protocol IP menjadi sebuah nama domain, untuk melakukan penambahan DNS anda bisa memilih opsi ip > lalu pilih bagian DNS > dan masukkan IP DNS Server milik google > dan anda bisa memberikan ceklis untuk allow remote request > klik apply > klik ok.
Langkah selanjutnya yang akan anda lakukan adalah menambahkan IP Routes untuk jaringan internet, fungsi dari penambahan ip routes sendiri sebagai penentu IP Address yang akan menghubungkan antara router dengan jaringan Internet, untuk melakukan pengecekan atau verifikasi anda bisa memilih opsi IP > pilih pada bagian routes > pilih tanda plus untuk menambahkan satu parameter baru > untuk format yang di isi anda bisa melihat pada gambar dibawah ini > klik apply > klik ok.
Gambar dibawah ini merupakan hasil akhir atau verifikasi ketika anda sudah berhasil menambahkan IP Routes di router MikroTik anda.
Gambar dibawah ini merupakan hasil pengetesan ping yang dilakukan dari router MikroTik anda ke arah internet.
Langkah selanjutnya yang akan anda lakukan adalah membuat DHCP Server supaya client bisa mendapatkan IP secara otomatis. Untuk langkah langkah membuat DHCP Server anda bisa mengikuti gambar gambar dibawah ini.
Gambar dibawah ini merupakan langkah pertama yakni membuka opsi IP > memilih DHCP Server > pilih DHCP Setup.
Gambar dibawah ini merupakan langkah kedua yakni mengisikan DHCP Server Interfaces.
Gambar dibawah ini merupakan langkah ketiga yakni mengisikan DHCP Address Space.
Gambar dibawah ini merupakan langkah keempat yakni mengisikan Gateway to DHCP Network.
Gambar dibawah ini merupakan langkah kelima yakni mengisikan addresses to give out.
Gambar dibawah ini merupakan langkah keenam yakni mengisikan DNS Server.
Gambar dibawah ini merupakan langkah ketujuh yakni mengisikan lease time.
Gambar dibawah ini merupakan verifikasi yang menyatakan bahwa anda sudah berhasil membuat DHCP Server di Perangkat MikroTik anda.
Langkah selanjutnya yang akan anda lakukan adalah membuat network internet yang digunakan untuk client, yang membedakan dengan netmap metode mapping tidak berjalan 1 : 1 tetapi same ini hanya membatasi client untuk mengakses IP address internet, karena saya hanya akan memberikan 3 buah ip address internet untuk semua client, maka saya akan membuat 2 buah ip address tambahan.
Gambar dibawah ini merupakan proses yang akan dilakukan ketika membuat IP Address jaringan baru dan juga pastikan oktet keempat IP tersebut tidak sama dengan IP Network sebelumnya, Untuk cara lebih lanjut anda bisa melihat pada gambar berikut.
Gambar dibawah ini merupakan langkah pertama yang dilakukan yakni memilih opsi IP > lalu pilih bagian firewall > masuk pada bagian NAT > dan pilih tanda plus untuk membuat parameter baru.
Gambar dibawah ini merupakan langkah kedua yang akan dilakukan yakni memilih chain dan src address yang akan digunakan, pada kesempatan kali ini saya akan menggunakan chain srcnat dan src address yang akan di isi merupakan network IP yang mengarah ke client atau ether2.
Gambar dibawah ini merupakan langkah ketiga yang dilakukan yakni memilih action dan mengisi to addreses yang akan digunakan, pada kesempatan kali ini saya akan menggunakan action same dan isi pada bagian to addresses dengan menggunakan range IP internet yang telah dibuat sebelumnya.
Gambar dibawah ini merupakan hasil verifikasi yang menyatakan bahwa anda sudah berhasil menambahkkan paramater firewall nat dengan menggunakan action same di perangkat MikroTik anda.
Gambar dibawah ini merupakan langkah langkah yang akan dilakukan pada komputer client 2, command yang digunakan antara lain adalah "ip dhcp" yang berguna untuk melakukan request IP dan juga gunakan command "sh ip" untuk melihat IP yang diterima dari request ip sebelumya
Gambar dibawah ini merupakan langkah langkah yang akan dilakukan pada komputer client 3, command yang digunakan antara lain adalah "ip dhcp" yang berguna untuk melakukan request IP dan juga gunakan command "sh ip" untuk melihat IP yang diterima dari request ip sebelumya
Gambar dibawah ini merupakan langkah langkah yang akan dilakukan pada komputer client 4, command yang digunakan antara lain adalah "ip dhcp" yang berguna untuk melakukan request IP dan juga gunakan command "sh ip" untuk melihat IP yang diterima dari request ip sebelumya
Gambar dibawah ini merupakan langkah langkah yang akan dilakukan pada komputer client 5, command yang digunakan antara lain adalah "ip dhcp" yang berguna untuk melakukan request IP dan juga gunakan command "sh ip" untuk melihat IP yang diterima dari request ip sebelumya
VERIFIKASI
Langkah selanjutnya yang akan anda lakukan adalah mencoba verifikasi terhadap masing masing client yang terhubung dengan router MikroTik, untuk langkah langkah lebih lanjut anda bisa lihat hasil lanjut pada gambar gambar dibawah ini.
Gambar dibawah ini merupakan langkah langkah yang akan dilakukan pada komputer client 1, command yang digunakan antara lain adalah "ip dhcp" yang berguna untuk melakukan request IP dan juga gunakan command "sh ip" untuk melihat IP yang diterima dari request ip sebelumya
Langkah selanjutnya yang akan anda lakukan adalah melakukan test ping kearah google untuk memastikan apakah masing maing client sudah mendapatkan koneksi internet yang diberikan oleh router. Untuk langkah langkah lebih lanjut anda bisa lihat hasil lebih lanjut pada gambar dibawah ini.
Gambar dibawah ini merupakan langkah langkah client 1 yakni melakukan test ping dengan menggunakan command "ping google -t" kenapa harus menggunakan "-t" supaya proses ping terus berjalan dan hanya anda yang bisa menghentikan proses tersebut.
Gambar dibawah ini merupakan langkah langkah client 2 yakni melakukan test ping dengan menggunakan command "ping google -t" kenapa harus menggunakan "-t" supaya proses ping terus berjalan dan hanya anda yang bisa menghentikan proses tersebut.
Gambar dibawah ini merupakan langkah langkah client 3 yakni melakukan test ping dengan menggunakan command "ping google -t" kenapa harus menggunakan "-t" supaya proses ping terus berjalan dan hanya anda yang bisa menghentikan proses tersebut.
Gambar dibawah ini merupakan langkah langkah client 4 yakni melakukan test ping dengan menggunakan command "ping google -t" kenapa harus menggunakan "-t" supaya proses ping terus berjalan dan hanya anda yang bisa menghentikan proses tersebut.
Gambar dibawah ini merupakan langkah langkah client 5 yakni melakukan test ping dengan menggunakan command "ping google -t" kenapa harus menggunakan "-t" supaya proses ping terus berjalan dan hanya anda yang bisa menghentikan proses tersebut.
Langkah selanjutnya yang akan anda lakukan adalah membaca pergerakan atau perubahan ip yang terjadi ketika masing masing pc client sedang melakukan ping atau komunikasi, untuk langkah langkah yang akan dilakukan anda bisa melihat lebih lanjut pada gambar dibawah ini.
Gambar dibawah ini merupakan langkah langkah menggunakan tool torch dan anda bisa memilih opsi tool > dan pilih tool torch > sesuaikan dengan interface yang digunakan . matikan srcaddress6 karena kita tidak akan menggunakan ipv6 > dan start




































Tidak ada komentar:
Posting Komentar