Selasa, 12 Desember 2023

IP TABLES SOURCES "KALI LINUX" - SMKN 1 KOTA BEKASI

 IP TABLES SOURCES

Pada kesempatan kali ini, anda akan melihat dan mempelajari perihal konfigurasi firewall dengan menggunakan metode ip source didalam kali linux.

PENGERTIAN

IP Tables adalah program aplikasi berbasis linux yang memungkinkan administrator sistem untuk mengkonfigurasi tabel yang disediakan oleh firewall kernel linux dan rantai dan aturan di tempat itu.
IP Tables berlaku untuk IPV4, IPV6, ARP, dan IP Tables sendiri membutuhkan hak akses yang tinggi untuk beroperasi atau melakukan konfigurasi yakni dengan menggunakan hak akses "root" selain itu ketika anda melakukan konfigurasi akan mengalami kegagalan


LANGKAH KONFIGURASI

Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah menyiapkan virtual machine berupa Kali Linux dengan menggunakan perantara aplikasi VirtualBox, untuk visualisasi lebih lanjut bisa dilihat pada gambar berikut.


Langkah kedua yang harus anda lakukan adalah melakukan konfigurasi terhadap network yang dimiliki oleh virtual machine kali linux anda, disini anda akan menggunakan adapter 1 dan disini akan berisikan bridge adapter dan juga menggunakan jaringan wireless atau jaringan nirkbale yang telah disediakan oleh perangkat milik anda, untuk visualisasi lebih lanjut anda bisa lihat pada gambar berikut.


Langkah ketiga anda bisa langsung memulai kali linux anda dengan klik tanda panah hijau, untuk visualisasi lebih lanjut anda bisa lihat pada gambar berikut.


Langkah keempat anda bisa langsung memasukkan username dan juga password yang sudah anda buat pada saat anda melakukan setup kali linux, untuk visualisasi lebih lanjut anda bisa lihat pada gambar berikut.


GAMBAR DIBAWAH INI MERUPAKAN VISUALISASI KETIKA ANDA SUDAH MASUK KEDALAM KALI LINUX.


Langkah kelima anda bisa membuka terminal milik kali linux dengan klik ikon berwarna hitam yang ada di pojok kanan atas, untuk visualisasi lebih lanjut anda bisa lihat pada gambar berikut.


Langkah keenam anda akan membuka terminal tersebut dengan menggunakan hak akses yang lebih tinggi yakni root, dimana hak akses ini merupakan keharusan ketika anda akan melakukan konnfigrasi iptables, untuk command yang akan anda gunakan adalah "sudo su" dan masukkan password yang sama dengan milik username anda, untuk visualisasi lebih lanjut anda bisa lihat pada gambar berikut.


Langkah ketujuh anda akan melakukan verifikasi terlebih dahulu terhadap ip address milik kali linux, apakah sudah satu jaringan dengan jaringan nirkabel milik, untuk command yang digunakan anda bisa menggunakan command "ip a", untuk visualisasi lebih lanjut anda bisa lihat pada gambar berikut.


Langkah kedelapan anda akan melakukan percobaan firewall dengan menggunakan salah satu command ip tables sources yakni "iptables -A INPUT -s (ip address) -j DROP", untuk verifikasi jangan lupa untuk membuka command prompt dan gunakan command "ping ipaddress -t", untuk visualisasi lebih lanjut anda bisa lihat pada gambar berikut. bisa dilihat status reply menjadi RTO


Langkah kesembilan anda akan melakukan percobaan firewall dengan menggunakan salah satu command ip tables sources yakni "iptables -D INPUT -s (ip address) -j DROP", untuk visualisasi lebih lanjut anda bisa lihat pada gambar berikut. bisa dilihat status RTO menjadi reply


Langkah kesepuluh anda akan melakukan percobaan firewall dengan menggunakan salah satu command ip tables sources yakni "iptables -A INPUT -s (ip address) -j REJECT", untuk visualisasi lebih lanjut anda bisa lihat pada gambar berikut. bisa dilihat status reply menjadi unreachable


Langkah kesebelas anda akan melakukan percobaan firewall dengan menggunakan salah satu command ip tables sources yakni "iptables -D INPUT -s (ip address) -j REJECT ", untuk visualisasi lebih lanjut anda bisa lihat pada gambar berikut. bisa dilihat status unreachable menjadi reply


Langkah kedua belas anda akan melakukan percobaan pemblokiran port login ssh, namun sebelum itu anda harus menginstall terlebih dahulu ssh server, untuk command yang digunakan dalam ssh server adalah "apt install openssh-server", untuk visualisasi lebih lanjut anda bisa lihat pada gambar berikut.


Langkah ketiga belas anda akan melakukan pengubahan port yang akan digunakan, dengan mengubah file source dengan menggunakan command "nano /etc/ssh/ssh_config", untuk visualisasi lebih lanjut anda bisa lihat pada gambar berikut.


Langkah keempat belas anda akan melakukan pengaktifan terhadap ssh server, untuk command yang akan anda gunakan adalah "/etc/init.d/ssh restart" yang digunakan untuk merestart ssh dan "/etc/init.d/ssh status" yang digunakan untuk melakukan pengecekan status, untuk visualisasi lebih lanjut anda bisa lihat pada gambar berikut.


Langkah kelima belas anda akan melakukan percobaan login menggunakan protocol ssh, disini anda bisa menggunakan media perantara powershell yang dimiliki perangkat anda, untuk command yang digunakan dalam proses login powershell adalah "ssh username@ipaddress -p port", untuk visualisasi lebih lanjut anda bisa lihat pada gambar berikut.


Langkah keenam belas anda akan melakukan pemblokiran untuk login melalui ssh, untuk command yang akan anda gunakan adalah "iptables -A INPUT -p tcp --dport 22 -j DROP", untuk melakukan verifikasi lebih lanjut anda bisa melakukan cara login yang sama yakni  "ssh username@ipaddress -p port", untuk visualisasi lebih lanjut anda bisa lihat pada gambar berikut. bisa dilihat anda tidak bisa login menggunakan ssh

Langkah ketujuh belas anda akan melakukan penghapusan terhadap pemblokiran login ssh dengan menggunakan command "iptables -F",untuk melakukan verifikasi lebih lanjut anda bisa melakukan cara login yang sama yakni  "ssh username@ipaddress -p port", untuk visualisasi lebih lanjut anda bisa lihat pada gambar berikut. bisa dilihat anda bisa login kembali menggunakan ssh






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

WIRESHARK - SMKN 1 KOTA BEKASI

 WIRESHARK Wireshark adalah perangkat lunak analisis jaringan yang memungkkinkan pengguna untuk merekam dan menganalisis lalu lintas jaringa...