Senin, 14 Agustus 2023

PENGINSTALAN KALI LINUX - SMKN 1 KOTA BEKASI

 KALI LINUX

kali linux adalah turunan dari sistem operasi BackTrack Linux yang dikembangkan oleh Offensive Security pada tahun 2013. Sebelumnya, Backtrack telah menjadi salah satu sistem operasi paling populer bagi para profesional keamanan

penggunaan kali linux adalah open source, distribusi linux berbasis debian yang ditujukan untuk berbagai tugas keamanan informasi, seperti pengujian penetrasi, riset keamanan, forensik komputer, dan rekayasa balik


KONFIGURASI KALI LINUX MENGGUNAKAN VIRTUAL BOX

PEMBUATAN VIRTUAL MACHINE

1. Pertama, kita buka terlebih dahulu aplikasi virtualbox kemudian klik "new" untuk membuat virtual machine dan disini saya melakukan pengubahan pada nama,type, dan juga version
untuk hasil lebih lanjut bisa dilihat pada gambar dibawah
2. Langkah selanjutnya kita akan mengatur penggunaan ram yang akan kita gunakan, dalam pengujian kali ini saya menggunakan ram sebesar 4 GB 
di usahakan dalam penggunaan ram di virtualbox tidak menyentuh pada area kuning atau merah karena dapat menyebabkan crash
untuk hasil lebih lanjut bisa dilihat pada gambar dibawah
3. Langkah selanjutnya kita akan diminta untuk memilih, apakah kita juga akan membuat virtual disk atau tidak membuatnya
untuk hasil lebih lanjut bisa dilihat pada gambar dibawah
4. Langkah selanjutnya kita akan diminta untuk memilih, type hard disk apa yang akan kita gunakan, di virtual box terdapat 3 pilihan antara lain
VDI : bisa digunakan untuk berbagai macam os (Linux, IOS, Windows)
VHD : hanya bisa digunakan untuk windows
VMDK : hanya bisa digunakan untuk mesin
dan untuk kali ini kita akan menggunakan VDI karena bersifat universal
untuk hasil lebih lanjut bisa dilihat pada gambar dibawah
5. Langkah selanjutnya, kita akan diminta untuk memilih penglokasian hardisk ada 2 opsi dan disini kita memilih dynamically alocated yang mana hanya akan menggunakan hard disk fisik saat system terisi, dan tidak akan menyusut secara otomatis
untuk hasil lebih lanjut bisa dilihat pada gambar dibawah
6. Langkah selanjutnya, kita akan mengubah pengunaan penyimpanan yang akan digunakan pada hard disk dan disini saya akan menggunakan kurang lebih 20 GB
untuk hasil lebih lanjut bisa dilihat pada gambar dibawah
7. Langkah selanjutnya, kita akan memasukkan ISO untuk kali linux, cara menambahkannya sendiri kita bisa klik setting pada virtual machine, masuk pada opsi storage, klik pada opsi empty yang terpampang dan tambahkan ISO di tempat kita menyimpannya
untuk hasil lebih lanjut bisa dilihat pada gambar dibawah 
8. Langkah selanjutnya, kita akan melakukan pengubahan untuk adapter network yang sebelumnya menggunakan NAT, disini kita menggunakan bridged adapter
untuk hasil lebih lanjut bisa dilihat pada gambar dibawah

KONFIGURASI KALI LINUX

1. Langkah pertama, kita klik start pada virtual machine kali linux yang telah kita buat, dan disini kita pilih opsi "Graphical install" dengan klik enter pada keyboard
untuk hasil lebih lanjut bisa dilihat pada gambar dibawah
2. Langkah selanjutnya, kita akan diminta untuk memilih bahasa yang akan digunakan disini kita akan menggunakan bahasa inggris, karena bahasa inggris merupakan bahasa internasional
untuk hasil lebih lanjut bisa dilihat pada gambar dibawah
3. Langkah selanjutnya, kita akan diminta untuk memilih area kita berada, karena indonesia tidak ada di opsi awal maka kita bisa melakukan step sebagai berikut pilih other > pilih asia > pilih indonesia
untuk hasil lebih lanjut bisa dilihat pada gambar dibawah
4. Langkah selanjutnya, kita akan diminta untuk memilih area lokal sebagai referensi untuk bahasa yang akan digunakan, kenapa kita bisa masuk ke step ini? karena tidak ada area lokal yang dapat ditentukan oleh sistem dari negara yang telah sebelumnya kita pilih
untuk hasil lebih lanjut bisa dilihat pada gambar dibawah
5. Langkah selanjutnya kita akan diminta untuk memilih keymap keyboard, disini kita menggunakan default saja yakni "american english"
untuk hasil lebih lanjut bisa dilihat pada gambar dibawah
6. Langkah selanjutnya kita akan diminta untuk membuat hostname, untuk step ini kita bisa membuat nama hostname sesuai dengan keinginan kita
untuk hasil lebih lanjut bisa dilihat pada gambar dibawah
7. Langkah selanjutnya, kita akan diminta untuk memasukkan domain name, karena kita tidak menggunakan domain name, maka pada step kali ini kita kosongkan saja
untuk hasil lebih lanjut bisa dilihat pada gambar dibawah 
8. Langkah selanjutnya, kita akan diminta untuk memasukkan full name, untuk step kali ini kita bisa memasukkan nama lengkap kita masing masing
untuk hasil lebih lanjut bisa dilihat pada gambar dibawah
9. Langkah selanjutnya, kita akan diminta untuk memasukkan username untuk akun, untuk step kali ini kita menggunakan default yang diberikan oleh system, usernamenya yang disediakan system biasanya berasal dari nama panjang yang sebelumnya kita isi
untuk hasil lebih lanjut bisa dilihat pada gambar dibawah
10. Langkah selanjutnya, kita akan diminta untuk membuat password untuk login ke sistem operasi, untuk step kali ini kita bebas ingin membuat password apa saja, karena kita hanya melakukan pengetesan maka kita akan menggunakan sandi yang mudah diingat saja
untuk hasil lebih lanjut bisa dilihat pada gambar dibawah
11. Langkah selanjutnya, kita akan diminta untuk memilih zona jam yang akan digunakan dalam sistem operasi, karena saya sendiri berdomisili di pulau jawa, maka saya memilih western
untuk hasil lebih lanjut bisa dilihat pada gambar dibawah
12. Langkah selanjutnya, kita akan diminta untuk membuat partisi yang digunakan untuk tempat menyimpan data yang ada pada kali linux
untuk hasil lebih lanjut bisa dilihat pada gambar dibawah
- Pilih Guided - use entire disk

- Pilih SCSl1 yang terpampang di layar kita

- Pilih all files in one partition karena ini yang direkomendasikan untuk user baru
- Pilih finish partitioning and write changes to disk
13. Langkah selanjutnya, kita akan dimintai persetujuan apakah kita ingin membuat partisi sesuai dengan ketentuan sebelumnya, disini kita pilih yes untuk menyetujui pembuatan partisi
untuk hasil lebih lanjut bisa dilihat pada gambar dibawah
14. Langkah selanjutnya, kita akan diminta untuk memilih software yang ingin kita install disini saya akan mengisntall semua selain "GNOME","KDE Plasma"
untuk hasil lebih lanjut bisa dilihat pada gambar dibawah
15. Langkah selanjutnya, kita akan diminta persetujuan untuk menginstall GRUB boot loader. disini kita pilih yes untuk menyetujui penginstalan
untuk hasil lebih lanjut bisa dilihat pada gambar dibawah
16. Langkah selanjutnya, kita akan diminta untuk memilih tempat kita menyimpan GRUB boot loader, disini kita bisa pilih pada partisi disk yang sebelumnya sudah kita buat
untuk hasil lebih lanjut bisa dilihat pada gambar dibawah
17. Proses penginstallan selesai dan kita bisa klik continue untuk melakukan reboot system
untuk hasil lebih lanjut bisa dilihat pada gambar dibawah

PENGUJIAN KALI LINUX

1. Setelah melakukan reboot, kita akan dibawa ke login page dan lakukan login menggunakan username yang kita buat dan juga password yang kita buat
untuk hasil lebih lanjut bisa dilihat pada gambar dibawah
2. Kali linux sudah selesai terinstall dan siap untuk digunakan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

WIRESHARK - SMKN 1 KOTA BEKASI

 WIRESHARK Wireshark adalah perangkat lunak analisis jaringan yang memungkkinkan pengguna untuk merekam dan menganalisis lalu lintas jaringa...